Desain Tangga Rumah Gaya Kuno untuk Hunian Klasik

Posted on

Dalam hunian klasik, penempatan desain tangga rumah kuno bisa menciptakan kesan mewah, anggun dan keabadian. Desain tangga gaya kolonial ini kerap jadi pusat perhatian begitu memasuki ruang utama. 

Baca juga: Untung Rugi Desain Tangga Besi Spiral untuk Rumah Kecil

Desain Tangga Rumah Gaya Kuno untuk Hunian Klasik
Desain tangga rumah gaya kuno memberikan keindahan artistik dan kesan berkarakter. Foto: Istimewa

Keunikan Desain Tangga Rumah Gaya Kuno

Biasanya, pembuatan tangga rumah kuno melibatkan pilihan material mewah seperti marmer, granit dan kayu. Penggunaan warna-warna klasik seperti navy, emas, merah tua dan hijau tua juga diterapkan untuk memberikan nuansa mewah serta hangat. 

Detail Artistik Tinggi

Desain tangga klasik identik dengan pegangan tangan yang dipahat menggunakan detail artistik tinggi. Motif ukurannya seperti daun anggur, motif putti dan ornamen lain yang menciptakan karya seni memukau. Detail artistik ini bisa digunakan secara mandiri atau dikombinasikan untuk menciptakan ruang yang penuh dengan karakter dan keindahan. 

Kombinasi Material Berkualitas

Desain tangga kuno kerap mengadopsi kayu mahoni atau kayu keras lainnya untuk menjadi bahan utama. Sementara baluster dan pegangan tangga dibuat menggunakan logam, marmer atau bahan kaca. Pilihan kombinasi material ini menciptakan tampilan yang lebih kaya dan tahan lama. 

Tangga marmer kuno membutuhkan coating khusus secara berkala untuk menjaga porositasnya agar tidak mudah menyerap noda. Sementara logam pada baluster sebaiknya menggunakan teknik powder coating atau pelapisan kuningan. Hal ini berguna untuk mencegah korosi tanpa menghilangkan kesan antiknya.

Desain Tangga Kuno Bentuk Spiral vs Berbelok

Desain tangga spiral banyak ditemukan di rumah-rumah klasik. Tatanan melingkar pada tangga ini memberikan sentuhan dramatis sekaligus elemen kontemporer yang memiliki desain tradisional. Ketika merancang tangga spiral, penting untuk mementingkan aspek fungsional. Misalnya saja kenyamanan langkah dan keamanan. 

Bersumber dari Mega Baja, desain tangga spiral memiliki nilai estetika tinggi dengan bentuknya yang unik. Desainnya bisa menjadi elemen dekoratif untuk membuat ruangan lebih cantik dan berkarakter. Tangga juga bisa dipasang dimana saja, baik di sudut, tengah hingga tempat-tempat yang sulit dipasangi tangga. Kendati demikian, bentuknya yang curam dengan ukuran sempit memiliki risiko keselamatan lebih tinggi. Kapasitas beban yang bisa ditahan tangga juga lebih kecil, sebab desain anak tangganya minimalis. 

Sementara itu, tangga berbelok juga merupakan pilihan umum yang banyak ditemukan pada rumah klasik. Hanya saja, tangga ini ditempatkan pada ruang yang lebih luas. Desain tangga kerap melibatkan rangkaian anak tangga lebar yang memberikan kesan megah di sepanjang ruangan. Ketika merancang desain tangga berbelok, penting untuk memastikan bahwa tangga bisa mengakomodasi kebutuhan dan gaya interior keseluruhan ruangan. 

Khusus tangga berbelok yang megah, pastikan tinggi tanjakan (riser) tidak melebihi 18 cm dan lebar pijakan (tread) minimal 28-30 cm. Angka ini adalah rasio emas untuk memastikan langkah tetap anggun, tanpa membuat lutut cepat lelah.

Baca juga: Penerapan Desain Tangga Rumah Bercabang untuk Konsep Klasik Modern

Desain tangga rumah gaya kuno menghadirkan perpaduan keindahan artistik, material berkualitas dan kesan mewah yang berkarakter. Lewat perencanaan matang, desain tangga gaya kuno bisa jadi elemen estetika utama yang memperkuat identitas interior rumah.