Solusi Membuat Tangga Kayu Anti Slip, Ramah Anak dan Lansia

Posted on

Pada dasarnya, membuat tangga kayu anti slip merupakan langkah penting untuk meningkatkan keamanan sekaligus kenyamanan dalam hunian. Sebab, tangga kayu yang cenderung licin bisa menyebabkan risiko terpeleset, terlebih ketika terkena debu maupun kelembapan. Oleh karena itu, penggunaan material, finishing hingga desain permukaan tangga wajib diperhatikan agar memiliki daya cengkeram optimal. 

Baca juga: Mengenal Bahan Tangga Kayu Meranti Paling Awet untuk Jangka Panjang

Solusi Membuat Tangga Kayu Anti Slip, Ramah Anak dan Lansia
Membuat tangga kayu anti slip bisa dilakukan dengan beberapa metode efektif. Foto: Istimewa

Ide Membuat Tangga Kayu Anti Slip yang Aman

Sebenarnya, area injakan tangga merupakan bagian yang paling sering menerima beban dan gesekan berulang setiap hari. Hal tersebut membuat tangga berisiko aus, finishing menipis hingga permukaan yang lebih licin. Belum lagi, debu halus dan sisa pembersih bisa memperparah kondisi ini. 

Solusi Membuat Tangga Tidak Licin

Pada tangga kayu, meningkatkan gesekan bisa dilakukan dengan beberapa metode sebagai berikut.

  • Clear coat: Berguna untuk melindungi serat kayu dari goresan, abrasi dan penyerapan kelembapan. Khusus tangga kayu bisa menggunakan hardener untuk memperkuat lapisan clear coat dan membuatnya semakin awet. Misalnya saja menggunakan Biovarnish Clear Coat dengan hardener.
  • Lis tangga: Bisa dipasang pada tepi anak tangga, yakni titik paling rawan aus. Hal ini dilakukan untuk melindungi tepi dari gesekan dan memberikan garis pijakan lebih aman. Material umum yang bisa dipilih termasuk karet, aluminium dan PVC. 
  • Alas: Alas atau karet anti slip bersifat bongkar pasang, sehingga pemasangannya cepat dan bisa dilepas saat pembersihan. Aplikasinya ini bisa jadi solusi untuk titik rawan licin.

Bersumber dari PT Berkah Alam Nurindo, rumus kenyamanan konstruksi tangga kayu ditentukan oleh ukuran anak tangga. Lebar papan pijakan ideal adalah 26-30 cm, memastikan seluruh telapak kaki orang dewasa bisa menapak sempurna, tanpa risiko terpeleset. Rumus klasik yang kerap dipakai arsitek adalah 2 Riser + 1 Tread = 60-64 cm. Sementara itu, tinggi ideal anak tangga adalah 16-18 cm. Jika lebih dari 20 cm, maka kaki akan cepat lelah dan berbahaya bagi lansia. Penting untuk memastikan konsistensi ukuran ini mulai dari anak tangga pertama hingga akhir. 

Tips praktis: Ketika mengamplas tangga jangan sampai terlalu licin. Sebab, permukaan yang terlalu halus bisa membuat lapisan finishing terasa licin dan menurunkan koefisien gesekan. Gunakan amplas dengan grit 180-240 untuk meratakan pada tahap awal. 

Perbandingan Tangga Anti Slip dari Kayu Keras vs Lunak

Pemilihan jenis kayu sangat menentukan efektifitas fisinishing tangga. Kayu keras seperti jati, merbau dan ulin memiliki ketahanan aus alami yang baik serta tidak mudah tergores. Sementara kayu lunak dan berpori besar seperti pinus cenderung cepat aus jika dilalui setiap hari. Selain itu, permukaan kayu lunak juga bisa terlalu licin setelah diamplas. 

Baca juga: Tangga Kayu untuk Rumah Dekat Pantai yang Awet dan Tahan Cuaca

Membuat tangga kayu anti slip bisa dilakukan dengan beberapa metode efektif. Pemilik rumah bisa menerapkan finishing clear coat ataupun menambah alas lis pada tangga kayu.