Desain tangga open riser banyak diadopsi untuk memberikan tampilan modern dan kontemporer pada rumah. Desain tangga ini memiliki bentuk terbuka, memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke dalam ruangan.
Baca juga: Desain Tangga Besi Siku, Alternatif Kokoh untuk Rumah Modern

Menerapkan Desain Tangga Open Riser pada Hunian
Konsep tangga open riser memiliki bentuk desain yang beragam, mulai dari lurus, 90° dan berkelok-kelok. Setiap gaya desain tangga ini dibuat agar sesuai dengan tata letak rumah, bahkan bisa dipesan dalam konfigurasi khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik.
Ide Tangga Open Riser
Salah satu model menarik yang bisa diterapkan adalah tangga kayu melengkung open riser. Tangga ini mengusung konsep terbuka dengan bentuk melengkung elegan.
Setiap anak tangga ditopang struktur beton yang kokoh, sehingga tetap stabil meski tampil ringan secara visual. Khusus untuk menonjolkan keindahan kayu, bagian beton dibuat dengan warna netral dan polos agar tidak mengalihkan perhatian.
Sementara itu, handrail berbahan besi dirancang sederhana, hanya dipasang satu sisi. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu kesan terbuka pada tangga.
Sekilas, kombinasi tersebut menciptakan tampilan tangga open riser yang modern dan ringan. Bahkan juga memberikan efek yang terasa lebih luas dan minimalis.
Tips Teknis Pembuatan Tangga Open Riser
Bersumber dari PT Arwana Citramulia, tangga dengan riser yang terlalu tinggi bisa membuat naik-turun menjadi melelahkan. Sementara riser yang terlalu rendah bisa membuat tangga teras kurang nyaman. Idealnya, ukuran riser atau tinggi anak tangga berkisar antara 15 cm hingga 18 cm. Kedalaman idealnya sendiri berkisar antara 25 cm hingga 30 cm, memungkinkan pijakan kaki terasa nyaman dan aman saat naik-turun tangga.
Bagi pemilik hunian, penting untuk memahami bahwa tangga open riser memerlukan perhatian ekstra pada sambungan antara tread dan struktur penopang. Secara teknis, penggunaan baut tanam atau pengelasan pada struktur baja harus diperiksa secara berkala untuk menghindari getaran (vibrasi) yang berlebihan.
Melihat dari sisi perawatan, celah terbuka pada tangga ini membuat debu lebih mudah jatuh ke area di bawahnya. Oleh sebab itu, pemilihan material lantai di bawah tangga sebaiknya menggunakan jenis yang mudah dibersihkan.
Perbandingan Tangga Tertutup dan Terbuka
Tangga terbuka atau open riser memiliki kemampuan untuk membiarkan cahaya alami mengalir masuk, ideal untuk ruang komersial modern. Selain meningkatkan suasana keseluruhan, desain tangga ini juga memberikan nuansa yang ramah dan luas.
Sementara itu, tangga tertutup memberikan keamanan tambahan yang ideal untuk rumah tinggal, lembaga pendidikan atau ruang publik. Desain tangga ini mencegah benda jatuh sekaligus menawarkan pijakan yang lebih aman. Di mana, masalah tersebut sering muncul pada tangga open riser.
Baca juga: Desain Tangga Besi Model Zig Zag yang Elegan dan Kokoh
Konsep desain tangga open riser lebih menekankan pada cahaya dan visibilitas. Desain tangga ini mampu menciptakan kesan ruang yang lebih luas, terang dan modern, cocok diterapkan pada berbagai gaya hunian, terutama rumah minimalis.

Saya seorang owner yang berfokus di bidang desain interior rumah.
Sejak 10 tahun lalu, saya terjun langsung ke lapangan dalam proses pembuatan berbagai desain interior.
Melalui web ini, saya berbagi wawasan mendalam dan pengalaman berharga mulai dari pemilihan desain hingga penggunaan material terbaik untuk interior ruangan.



